Kamis, 31 Mei 2012

Sedikit kisah di sore hari

Dear all, pernahkah di antara teman Plung yang merasa karyanya ditiru atau dipalsukan? Plung yang kali sedang fokus dalam memproduksi souvenir nikahan dan souvenir-souvenir lainnya lagi-lagi mendapati kasus seperti ini.

Beberapa minggu yang lalu pun pernah terjadi hal serupa. Tapi waktu itu kasusnya sedikit beda. Beberapa orang pelanggan menjual produk Plung dengan harga lebih mahal, tanpa ijin pula. Dan lebih parahnya lagi, label "Plung" di desain produk tersebut dihilangkan! Di depan Plung, yang bersangkutan mengaku hanya dititipi oleh teman-temannya. Dan lebih manisnya lagi, orang tersebut berusaha mengakrabi Plung dengan gencar, dan berhasil! Padahal bertemu satu kali saja belum pernah.


Pada awalnya transaksi orang tersebut dengan Plung berlangsung menyenangkan. Namun Plung mulai curiga ketika yang bersangkutan mulai memesan tas dengan jumlah lebih banyak dan dalam waktu yang bersamaan. Kecurigaan pun terbukti ketika secara tidak sengaja Plung melihat komentar seorang pelanggan yang membeli lewat orang tersebut di sosial media. Di situ seorang pelanggan mengeluh membeli produk custom (yang dicurigai sebagai produk Plung) dengan harga mahal. Usut punya usut, ternyata kecurigaan Plung pun terbukti.

Sore ini, Plung melihat ada penjual Online yang basically produknya nampak seperti foto produk Plung yang diedit (tapi tidak sempurna). Hmm... sekali lagi Plung gak habis pikir, kenapa di negeri kita ini kreatifitas kurang dihargai. Pembaca dan Plungers yang budiman (^^__) jadilah penjual yang jujur dan janganlah mengakui produk orang lain sebagai karya sendiri. Hargailah ide dan kreatifitas, karena itulah yang membuat setiap karya (produk) menjadi khas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar